https://i1.wp.com/3.bp.blogspot.com/_AvuCw1k-Rqs/SP_zGfF0fuI/AAAAAAAAAAM/91xCuPJh4lM/S1600-R/kimia.jpg
Apa itu Kimia???

Perlu diketahui ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, perubahan serta energi yang menyertai perubahan suatu materi. Materi sendiri adalah sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Jelas bahwa hampir semua benda di alam dibahas dalam ilmu kimia karena pada dasarnya setiap benda menempati ruang dan mempunyai massa. Artinya setiap benda merupakan materi.

APA YANG DIBAHAS DALAM ILMU KIMIA?
Ilmu kimia membahas semua materi tentang:

Susunannya dan strukturnya.
Sifatnya.
Perubahannya.
Energi yang menyertai perubahannya.

Misalkan kita membahas “air”. Maka secara sederhana yag dipelajari oleh ilmu kimia tentang air adalah mengenai:

Bagaimana atom-atom hidrogen dan oksigen tersusun dalam sebuah molekul air dengan membentuk struktur molekul.
Bagaimana sifat-sifat air dihubungkan dengan susunan dan struktur tadi.
Perubahan apa yang terjadi pada air (erat kaitannya dengan reaksi kimia).
Seberapa besar energi yang dihasilkan atau diserap pada perubahan tesebut.

Menurut Brady ( 1994 : 3 ), ilmu kimia merupakan ilmu mengenal bahan
kimia. Bahan kimia bukanlah zat abstrak yang perlu ditakuti oleh manusia biasa.
Bahan ini mencakup benda yang ada di sekitar kita. Selanjutnya ilmu kimia dapat didefinisikan sebagai ilmu murni yang mempelajari bahan-bahan yang ada di alam
semesta, interaksi diantaranya dan perubahan energy yang berhubungan atau
disebabkan oleh adanya perubahan-perubahan alam. Sedangkan menurut Irfan
Anshory (2000: 3) ilmu kimia adalah cabang ilmu pengetahuan alam yang
mempelajari struktur materi, sifat-sifat materi, perubahan suatu materi menjadi
materi lain, serta energy yang menyertai perubahan materi.
Mempelajari ilmu kimia tidak hanya bertujuan menemukan zat-zat kimia
yang langsung bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia belaka, akan tetapi
ilmu kimia dapat pula memenuhi keinginan seseorang untuk memahami berbagai
peristiwa alam yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mengetahui hakekat
materi serta perubahannya , menanamkan metode ilmiyah, mengembangkan
kemampuan dalam mengajukan gagasan-gagasan, dan memupuk ketekunan serta
ketelitian bekerja.
Ilmu kimia lahir dari keinginan para ahli kimia untuk memperoleh
jawaban atas pertanyaan apa dan mengapa tentang sifat materi yang ada di alam,
yang masing-masing akan menghasilkan fakta dan pengetahuan teoritis tentang
materi yang kebenarannya dapat dijelaskan dengan logika matematika. Sebagian
aspek kimia bersifat kasat mata (visible), artinya dapat dibuat fakta kongkritnya
dan sebagian aspek yang lain bersifat abstrak atau tidak kasat mata (invisible),
artinya tidak dapat dibuat fakta kongkritnya. Namun demikian, aspek kimia yang
tidak dapat dibuat fakta kongkritnya harus bersifat kasat logika, artinya
kebenarannya dapat dibuktikan dengan logika matematika sehingga
rasionalitasnya dapat dirumuskan /diformulasikan. Dengan demikian ilmu kimia
dalam hal-hal tertentu yang bersifat teoritis menggunakan teori kebenaran koherensi, dan dalam hal-hal yang berhubungan dengan fakta kongkrit (data
empiris) menggunakan teori kebenaran korespondensi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s